Terkini
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Miras
- Perindo Kota Tangerang Berbenah, Kader Tak Aktif Terancam Diganti
- Sambut Oktober dengan Promo Menarik, Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Shocktober x CGV dan Halloween Room Package
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E
- DPRD Dorong Peningkatan Fasilitas Olahraga Taekwondo di Kota Tangerang
- HUT ke-26 Banten, Turidi Susanto Soroti Pentingnya Pembangunan Terintegrasi
- Ketua dan Anggota PAW DPRD Kota Tangerang Dilantik
- Wakil Ketua DPRD Andri Permana Dorong Kesiapsiagaan Kolektif Hadapi Perubahan Cuaca dan Potensi Bencana
- Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Dorong Pengawasan MBG Diperkuat
- Wakil Ketua DPRD Andri Permana Dorong Kesiapsiagaan Kolektif Hadapi Perubahan Cuaca dan Potensi Bencana
Hutan Hujan Tropis Indonesia
Pihak Partai Liberal Demokrat pun langsung melontarkan kecaman atas tulisan dari Ward. Juru bicara partai mengatakan bahwa pihak partainya akan menerapkan sanksi terhadap Ward.
Sementara pihak Partai Konservatif yang menguasai koalisi pemerintahan bersama Liberal Demokrat menyatakan Ward harus menarik komentarnya.
"Tidak seharusnya seorang anggota parlemen menulis tindakan yang memicu kekerasan. Tindakannya tidak bertanggung jawab," ucap pihak Konservatif.
Ini bukan pertama kalinya Ward mengecam tindakan Israel. Pada Juli 2013 lalu, Ward menyebut pihak Zionis diambang kekalahan dalam perang. Dirinya pun mempertanyakan sampai kapan negara apartheid seperti Israel bisa bertahan.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
