- DPRD Dorong PDAM Tirta Benteng Segera Tangani Keluhan Kualitas Air
- KUA-PPAS 2027, DPRD Tekankan Anggaran yang Tepat Sasaran
- Kapolres Metro Tangerang Kota Resmi Diganti, DPRD Optimis Perkuat Sinergi
- DPRD Dorong Perlindungan Kesehatan Pekerja dari Paparan Abu Vulkanis
- DPRD: Penyesuaian TPP PPPK Bentuk Komitmen Bersama
- DPRD Kota Tangerang Tetapkan Saiful Milah sebagai Calon Ketua Pengganti Alm Rusdi
- DPRD Kota Tangerang Sambut Kapolres Baru, Dorong Sinergi Jaga Kondusivitas
- Kekeringan Melanda, DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa
- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Tetap Tenang Menyusul Masuknya Abu Vulkanik
- DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK
Kekeringan Melanda, DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Keterangan Gambar : Turidi Susanto Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang
Kanalniaga.com, Kota Tangerang-Musim kemarau menyebabkan debit air Sungai Cisadane di Kota Tangerang mengalami penyusutan. Kondisi ini menjadi perhatian DPRD Kota Tangerang, terutama terkait potensi berkurangnya ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, mengatakan pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau.
Menurutnya, berkurangnya debit Sungai Cisadane harus menjadi perhatian agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih apabila kondisi kekeringan terus berlangsung.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Tetap Tenang Menyusul Masuknya Abu Vulkanik 0
- DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK0
- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo Dorong Kajian Potensi PAD0
- DPRD Kota Tangerang Sambut Kapolres Baru, Dorong Sinergi Jaga Kondusifitas 0
- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan0
"Yang pasti pemerintah harus punya cara bagaimana pemenuhan air bersih dengan surutnya, dengan berkurangnya air Cisadane," kata Turidi.
Turidi menambahkan, apabila kekeringan semakin meluas dan berdampak terhadap kebutuhan masyarakat, pemerintah perlu memberikan bantuan air bersih.
"Kalau memang terjadi kekeringan air, pemerintah harus bisa memberikan bantuan air bersih buat masyarakat," ujarnya.
Selain langkah penanganan secara langsung, Turidi juga mendorong adanya ikhtiar bersama melalui kegiatan keagamaan. Ia berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lembaga-lembaga keagamaan dapat menggelar doa bersama agar hujan segera turun.
"Insyaallah, ikhtiar kita, MUI dan lembaga-lembaga keagamaan untuk bisa melakukan doa bersama agar secepatnya diturunkan hujan sehingga kekeringan ini bisa mulai berangsur berkurang," tuturnya.
Turidi menyebut DPRD juga akan menginisiasi komunikasi dengan unsur keagamaan untuk pelaksanaan salat istisqa, yakni salat sunah yang dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diturunkan hujan.
"Nanti kita inisiasi. Istisqa, salat minta turun hujan. Saya kira insyaallah nanti kita coba komunikasikan dengan unsur agama," katanya.
Di sisi lain, DPRD Kota Tangerang berharap pemerintah tetap mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau, khususnya ketersediaan air bersih.
Kondisi Sungai Cisadane yang mengalami penyusutan debit menjadi pengingat pentingnya langkah antisipasi menghadapi musim kemarau, baik melalui penyediaan air bersih maupun upaya menjaga ketersediaan sumber daya air.(**)











