- Manajemen Mau Print Sampaikan Permohonan Maaf, Kasus Dugaan Pencurian Bergulir
- Festival Al-Azhom Wadah Menumbuhkan Nilai Islam bagi Generasi Muda Kota Tangerang
- Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Dorong Efektivitas Penggunaan Anggaran
- DPRD Kota Tangerang Soroti Perlintasan Kereta Maulana Hasanuddin, Usulkan Flyover
- Wakil Ketua DPRD: Geliat Investasi dan Pertumbuhan Usaha di Cipondoh Jadi Sinyal Positif Penguatan Ekonomi Daerah
- Anggaran Rp 150 Miliar untuk PSEL Mandiri, DPRD Kota Tangerang Beri Dukungan
- Ketua DPRD Kota Tangerang Optimistis Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026
- Ketua DPRD Kota Tangerang Apresiasi Penurunan Stunting, Dorong Penguatan Program Pencegahan dari Hulu ke Hilir
- Ketua DPRD Kota Tangerang Pastikan SPMB Berjalan Transparan, Sekolah Swasta Jadi Alternatif Lewat Program Gampang Sekolah
- DPRD Kota Tangerang Apresiasi Prestasi Tim Basket POPDA XII Banten
Polsek Kresek Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Pemerkosa Sepupu yang Masih di Bawah Umur

Keterangan Gambar : Polsek Kresek Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Pemerkosa Sepupu yang Masih di Bawah Umur
kanalniaga.com, KABUPATEN TANGERANG-Petugas Polsek Kresek Polresta Tangerang Polda Banten berhasil meringkus M (28), pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. M diciduk di tempat persembunyiannya di daerah Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/1/2023).
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono melalui Kapolsek Kresek AKP Sri Raharja menjelaskan, usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri. Aksi amoral pelaku itu terjadi pada Minggu (8/5/2022) di daerah Kresek, Kabupaten Tangerang.
"Korban seorang anak perempuan di bawah umur yang tak lain masih sepupu tersangka M," kata Sri, Jumat (3/2/2023).
Baca Lainnya :
Sri juga menjelaskan, awalnya pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa minuman beralkohol. Di rumah korban, hanya ada korban karena pada saat itu, orang tua korban sedang ziarah ke daerah Cirebon.
Pelaku kemudian memaksa korban meminum minuman beralkohol itu. Awalnya, korban menolak namun pelaku memaksa sambil mengancam akan memukuli korban.
"Usai memaksa korban meminum minuman keras, pelaku kemudian memperkosa korban," ucap Sri.
Kanit Reskrim Polsek Kresek IPDA Dasuki menambahkan korban tidak berdaya karena diancam dengan kekerasan oleh pelaku. Usai menjalankan aksinya, pelaku melarikan diri. Sementara itu, korban yang masih trauma, menceritakan kejadian nahas yang dialami ke ibunya.
"Orang tua korban kemudian melaporkan peristiwa itu Polsek Kresek. Kami langsung tindaklanjuti," terang Dasuki.
Polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan penyelidikan. Polisi terus melacak keberadaan pelaku. Hingga polisi akhirnya berhasil mengendus keberadaan pelaku di sebuah vila di kawasan Bogor.
"Petugas langsung bergerak ke Bogor dan kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka M," tutur Sri.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka M dijerat Pasal 81 dan/atau Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.Jhn











