- Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah, Diduga Mencabuli Beberapa Siswa
- Dorong Orang Tua Melek Gizi, Alfamidi Gelar Edukasi Nutrisi Anak
- DPRD Pastikan Peserta BPJS PBI Aman, Andri Permana: Warga Kota Tangerang Tak Perlu Panik
- Wakil Ketua I DPRD, Andri : Pembinaan Basket Berbasis Kolaborasi Jelang Porprov Banten 2026
- Turidi Hadiri Milad HMI Ke-79
- Ketua DPRD Hadiri Tangerang Bersholawat
- Perangi Darurat Sampah, DPRD Dukung Aksi Gerakan Indonesia Asri di Kota Tangerang
- DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Pemulihan Kerusakan Ruas Jalan
- Matangkan Persiapan Porprov 2026, Perbasi Kota Tangerang Perkuat Pembinaan dari Sekolah hingga Rumah
- Diduga Jadi Korban Kelalaian Petugas Palang Pintu KA, Kuasa Hukum Korban Akan Tuntut PT KAI dan PT KCI
Usulan Pembangunan Fisik Dominasi Reses Anggota Komisi IV DPRD Supiani

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Supiani. (Foto: Dok/KlikBanten.id)
Kanalniaga, Kota Tangerang- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Supiani menggelar Reses I Masa Sidang tahun 2025-2026. Kegiatan Reses dilaksanakan di Cibodas, Kecamatan Cibodas, Rabu (15/10/2025) malam.
Reses diikuti sekitar 100-an orang dari berbagai kalangan di wilayah Kelurahan Cibodas. Supiani yang merupakan Wakil rakyat dari daerah pemilihan 5 yang meliputi wilayah Kecamatan Cibodas, Jatiuwung dan Periuk ini menyerap aspirasi konstituennya yang kemudian akan disusun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diteruskan ke eksekutif.
Supiani mengatakan, kegiatan Reses merupakan ajang bagian silaturahmi bersama warga sekaligus menyerap aspirasi. Pihaknya siap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dalam menyerap aspirasi.
Baca Lainnya :
- Komisi IV DPRD Dorong Pemkot Tangerang Lakukan Mitigasi Banjir Secara Tepat0
- Reses di Kelurahan Gaga, Anggota Komisi IV Siap Tindaklanjuti Aspirasi Warga0
- Anggota Komisi IV DPRD Sambutan Baik Pembongkaran Bangunan Penyumbat Saluran Drainase0
- DPRD Kota Tangerang Soroti Kebocoran Pipa PDAM TB0
- Andri S Permana, Menyebut Gelaran Wali Kota Cup 2025 Bakal Menjadi Ajang Istimewa 0
Pada reses kali ini aspirasi warga mendominasi usulan pembangunan fisik seperti penanganan banjir.
Dia menjelaskan, selama ini Pemkot Tangerang telah menjalankan kegiatan penanganan banjir seperti membangun dan memperbaiki drainase di jalan lingkungan.
Dia menyampaikan, bukan hanya pembangunan fisik, berbagai program kegiatan dalam melayani masyarakat seperti bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan lingkungan merupakan sebuah pelayanan pemerintah terhadap warganya.
Namun demikian, dalam usulan penanganan banjir, dia siap memaksimalkan penanganan masalah banjir. Kali ini yang perlu dilakukan dinas terkait yaitu pengerukan sedimentasi saluran air. Sebab, banyaknya saluran air yang tersumbat yang akhirnya terjadi luapan air hingga menggenangi lingkungan warga.
”Nah ini nanti kita sampaikan ke dinas PUPR terkait pengerukan lumpur atau sedimentasi itu, kalau memang drainase perlu diperbaiki nanti kita dorong juga,” kata Supiani.
Dia menuturkan, persoalan banjir dan persampahan menjadi PR yang perlu dituntaskan Pemkot Tangerang. Pemkot terus berkomitmen dalam memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam ajang reses tersebut, Supiani meminta warga mendukung program yang telah dilakukan oleh pemerintah terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
”Penyebab banjir salah satunya dari penyumbatan saluran air. Selain sedimentasi, adanya sampah yang menyumbat saluran air. Maka itu kita minta warga mendukung dan berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” papar Supiani.
Menurut Ketua Komisi IV ini, jika sampah yang dibuang sembarangan dan terbawa arus air hingga ke saluran drainase, maka akan terjadi penyumbatan.
”Jika sedang memasuki musim hujan seperti saat ini, sampah-sampah yang masuk ke saluran drainase, yang terjadi akan mampet dan masyarakat itu sendiri yang akan merasakan dampaknya,” ujarnya.
Supiani mendorong, warga lebih melakukan pemilahan sampah yang memiliki nilai ekonomi. Hal itu menjadi bagian dalam mendukung program pemerintah. Pemilahan sampah rumah tangga sangat penting untuk dilakukan karena dapat membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Selain itu juga mengurangi dampak lingkungan.
”Apalagi sampai warga dapat mengolah sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk tanaman,” jelas politisi partai Golkar ini.
”Sebagai anggota dewan kita akan maksimalkan pelayanan masyarakat. Dan kita juga meminta kerjasamanya agar warga dapat menjaga lingkungan yang memberikan kenyamanan,” tandasnya.(**)











