- Dadan Hindayana kepala BGN jadi tersangka korupsi
- Reuni Akbar Lintas Generasi Akan digelar IKAL SMANIC Tangerang
- Wow, Truk Sampah DLHK Kab.Tangerang Menunggak Pajak 12 Tahun
- DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Keolahragaan Wujudkan Sport City
- Ketua DPRD Kota Tangerang Terima Kunjungan BPSK Banten WKP 1, Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen
- Pelatihan Pelatih Marching Band Kota Tangerang, Andri S. Permana Tekankan Nilai Pancasila
- DPRD Dukung Pengembangan Talenta dan Karakter Pelajar Melalui Gebyar Talenta Siswa 2026 Provinsi Banten
- DPRD Kota Tangerang menyambut baik hadirnya layanan BPJS Kesehatan di UPT RSUD Benda
- DPRD Kota Tangerang Dorong Keterlibatan Orang Tua dalam Pembinaan Atlet Basket Pelajar
- Wakil Ketua DPRD Bersama Tim Peduli Banjir Aceh Kunjungi Wilayah Terdampak Banjir
Usulan Pembangunan Fisik Dominasi Reses Anggota Komisi IV DPRD Supiani

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Supiani. (Foto: Dok/KlikBanten.id)
Kanalniaga, Kota Tangerang- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Supiani menggelar Reses I Masa Sidang tahun 2025-2026. Kegiatan Reses dilaksanakan di Cibodas, Kecamatan Cibodas, Rabu (15/10/2025) malam.
Reses diikuti sekitar 100-an orang dari berbagai kalangan di wilayah Kelurahan Cibodas. Supiani yang merupakan Wakil rakyat dari daerah pemilihan 5 yang meliputi wilayah Kecamatan Cibodas, Jatiuwung dan Periuk ini menyerap aspirasi konstituennya yang kemudian akan disusun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diteruskan ke eksekutif.
Supiani mengatakan, kegiatan Reses merupakan ajang bagian silaturahmi bersama warga sekaligus menyerap aspirasi. Pihaknya siap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dalam menyerap aspirasi.
Baca Lainnya :
- Komisi IV DPRD Dorong Pemkot Tangerang Lakukan Mitigasi Banjir Secara Tepat0
- Reses di Kelurahan Gaga, Anggota Komisi IV Siap Tindaklanjuti Aspirasi Warga0
- Anggota Komisi IV DPRD Sambutan Baik Pembongkaran Bangunan Penyumbat Saluran Drainase0
- DPRD Kota Tangerang Soroti Kebocoran Pipa PDAM TB0
- Andri S Permana, Menyebut Gelaran Wali Kota Cup 2025 Bakal Menjadi Ajang Istimewa 0
Pada reses kali ini aspirasi warga mendominasi usulan pembangunan fisik seperti penanganan banjir.
Dia menjelaskan, selama ini Pemkot Tangerang telah menjalankan kegiatan penanganan banjir seperti membangun dan memperbaiki drainase di jalan lingkungan.
Dia menyampaikan, bukan hanya pembangunan fisik, berbagai program kegiatan dalam melayani masyarakat seperti bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan lingkungan merupakan sebuah pelayanan pemerintah terhadap warganya.
Namun demikian, dalam usulan penanganan banjir, dia siap memaksimalkan penanganan masalah banjir. Kali ini yang perlu dilakukan dinas terkait yaitu pengerukan sedimentasi saluran air. Sebab, banyaknya saluran air yang tersumbat yang akhirnya terjadi luapan air hingga menggenangi lingkungan warga.
”Nah ini nanti kita sampaikan ke dinas PUPR terkait pengerukan lumpur atau sedimentasi itu, kalau memang drainase perlu diperbaiki nanti kita dorong juga,” kata Supiani.
Dia menuturkan, persoalan banjir dan persampahan menjadi PR yang perlu dituntaskan Pemkot Tangerang. Pemkot terus berkomitmen dalam memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam ajang reses tersebut, Supiani meminta warga mendukung program yang telah dilakukan oleh pemerintah terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
”Penyebab banjir salah satunya dari penyumbatan saluran air. Selain sedimentasi, adanya sampah yang menyumbat saluran air. Maka itu kita minta warga mendukung dan berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” papar Supiani.
Menurut Ketua Komisi IV ini, jika sampah yang dibuang sembarangan dan terbawa arus air hingga ke saluran drainase, maka akan terjadi penyumbatan.
”Jika sedang memasuki musim hujan seperti saat ini, sampah-sampah yang masuk ke saluran drainase, yang terjadi akan mampet dan masyarakat itu sendiri yang akan merasakan dampaknya,” ujarnya.
Supiani mendorong, warga lebih melakukan pemilahan sampah yang memiliki nilai ekonomi. Hal itu menjadi bagian dalam mendukung program pemerintah. Pemilahan sampah rumah tangga sangat penting untuk dilakukan karena dapat membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing. Selain itu juga mengurangi dampak lingkungan.
”Apalagi sampai warga dapat mengolah sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk tanaman,” jelas politisi partai Golkar ini.
”Sebagai anggota dewan kita akan maksimalkan pelayanan masyarakat. Dan kita juga meminta kerjasamanya agar warga dapat menjaga lingkungan yang memberikan kenyamanan,” tandasnya.(**)











