Matangkan Persiapan Porprov 2026, Perbasi Kota Tangerang Perkuat Pembinaan dari Sekolah hingga Rumah

By Suma 12 Feb 2026, 17:26:55 WIB News
Matangkan Persiapan Porprov 2026, Perbasi Kota Tangerang Perkuat Pembinaan dari Sekolah hingga Rumah

Keterangan Gambar : Matangkan Persiapan Porprov 2026, Perbasi Kota Tangerang Perkuat Pembinaan dari Sekolah hingga Rumah


Kanalniaga.com, Kota Tangerang- Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 mulai dimatangkan. Seluruh kekuatan basket dari 13 kecamatan di Kota Tangerang dikonsolidasikan melalui Perbasi Kota Tangerang dalam sebuah pertemuan strategis yang digelar di Hotel Golden Tulip, Kamis (12/2/2026).

Tak sekadar rapat teknis, forum ini menjadi momentum penyatuan visi antara pemerintah daerah, federasi, pelatih, dan orang tua calon atlet. Basket Kota Tangerang ingin memastikan bahwa persiapan menuju Porprov 2026 tidak berjalan setengah hati.

Ketua Perbasi Kota Tangerang sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang yang hadir dalam kegiatan tersebut menyebut pertemuan ini sebagai tonggak awal pembinaan dengan pendekatan baru.

Baca Lainnya :

“Hari ini menjadi sebuah tonggak. Pemerintah, Perbasi sebagai federasi, dan orang tua punya frame yang sama, punya frekuensi yang sama untuk bersama-sama memberikan kerja terbaik agar bisa berprestasi di Porprov ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, pelibatan orang tua menjadi elemen penting dalam sistem pembinaan yang kini dirancang. Atlet tidak hanya dibentuk secara teknik di lapangan, tetapi juga secara karakter dari lingkungan keluarga.

“Kita sedang menginisiasi moda pembinaan baru. Pelibatan orang tua menjadi kunci agar kita tidak hanya menghasilkan atlet yang unggul dalam pertandingan, tetapi juga atlet yang berkarakter. Latihan itu bukan hanya di lapangan, tapi juga dimulai dari rumah,” tegasnya.

Pada Porprov 2026 mendatang, cabang olahraga basket akan mempertandingkan dua nomor, yakni 5 lawan 5 dan 3 lawan 3 untuk kategori putra dan putri. Total ada empat medali emas yang diperebutkan.

Perbasi Kota Tangerang membidik hasil maksimal di seluruh nomor tersebut. Saat ini, proses masih berada pada tahap rekrutmen awal.

Dari total 65 pemain yang masuk dalam daftar panjang (long list), tim pelatih akan melakukan seleksi ketat dalam satu bulan ke depan. Penyaringan akan terus berlanjut hingga November mendatang untuk mendapatkan komposisi tim terbaik.

“Kita masih dalam tahapan awal rekrutmen. Dari 65 pemain ini akan kita kerucutkan. Seleksi akan dilakukan ketat. Dan pembinaan tidak hanya menjadi tugas pelatih, tapi juga melibatkan orang tua untuk bersama-sama membina anak-anaknya yang akan menjadi atlet Kota Tangerang,” jelasnya.

Pembinaan basket Kota Tangerang saat ini ditopang oleh 11 klub aktif yang tersebar dan merepresentasikan kekuatan di masing-masing kecamatan.

Salah satu yang paling dikenal adalah Dewa United yang sempat menjuarai IBL Nasional. Selain itu, terdapat klub Pinball dari Kecamatan Pinang, Vokers yang menjadi ikon Cipondoh, hingga Biscamp di Kecamatan Benda, serta sejumlah klub lainnya.

“Sebelas klub ini merepresentasikan kekuatan basket di kecamatan. Basket hari ini benar-benar menjadi olahraga yang diminati masyarakat Kota Tangerang,” katanya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap basket menjadi modal sosial yang kuat untuk membangun prestasi di level provinsi.

Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mempertegas dukungan pemerintah dalam persiapan Porprov 2026.

Wahyudi mengapresiasi langkah Perbasi yang memulai Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) lebih awal agar atlet bisa berlatih secara fokus dan intensif.

“Saya apresiasi Perbasi yang sudah memulai inisiasi memusatkan pelatihan. Setiap cabor yang ingin berprestasi di Porprov perlu latihan yang fokus dan intensif. Puslatcab ini menjadi awal yang baik,” ujarnya.

Ia juga menilai para pelatih yang terlibat memiliki kapasitas profesional untuk membimbing atlet menuju target prestasi.

Hubungan antara Perbasi dan Dinas Pendidikan, menurutnya, sudah terjalin lama dan akan terus diperkuat. Bahkan ia menyebut dirinya sebagai “bapak asuh” Perbasi Kota Tangerang.

“Dinas Pendidikan ini selalu menjadi bapak asuh basket. Kita akan melanjutkan hubungan baik ini. Karena di Kota Tangerang, sekolah-sekolah negeri menjadi backbone pembinaan atlet,” tegasnya.

Menurut Wahyudi, keseimbangan antara prestasi olahraga dan akademik tetap menjadi perhatian utama.


“Saya berharap mereka bisa menyeimbangkan prestasi olahraga dan prestasi akademik. Jalur prestasi ini bisa menjadi jalan menuju jenjang pendidikan berikutnya,” katanya.

Ia pun berharap para atlet tetap fokus dan bersemangat menatap Porprov 2026.

“Mudah-mudahan bisa dapat emas di 2026 nanti,” ucapnya optimistis.

Terkait reward atau beasiswa, Wahyudi menjelaskan bahwa mekanisme tersebut berada di ranah kebijakan Pemerintah Kota. Namun ia memastikan atlet berprestasi memiliki banyak peluang, baik melalui jalur kota, provinsi, hingga program nasional seperti LPDP.

“Atlet berprestasi itu banyak jalannya, tidak hanya di kota. Kalau berkarya dan berprestasi, pasti ada jalannya,” pungkasnya.

Dengan melibatkan 13 kecamatan, 11 klub, dukungan DPRD, Dinas Pendidikan, pelatih profesional, serta orang tua, basket Kota Tangerang kini memasuki fase konsolidasi serius menuju Porprov 2026.

Langkah ini bukan sekadar persiapan satu ajang, melainkan pembangunan sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Empat emas menjadi target, namun yang lebih besar adalah membangun fondasi kuat bagi masa depan basket Kota Tangerang.(**)